DOSA-DOSA SEORANG GURU
Guru mempunyai banyak dosa terhadap siswa da masayarakat.
Dosa-dosa guru itu adalah sebagai berikut:
1. Tidak tepat waktu tiba di sekolah.
2. Tidak pernah tepat waktu masuk mengajar ke sekolah.
3. Suka membocorkan soal ujian untuk siswanya.
4. Suka pesta pora berlebihan.
5. Suka minum mabuk.
6. Suka merokok berlebihan di mana saja.
7. Suka kentut di depan siswanya sendiri.
8. Suka menghasut atasan, siswa dan orangtua tertentu.
9. Guru cuma menunggu gaji pada awal bulan.
10. Mengajar hanya demi uang-uang dan uang.
11. Guru mengencani muridnya sendiri dengan alasan privat les.
12. Guru berakting lemah lembut berlebihan untuk menipu.
13. Guru yang berpura-pura tahu semua, tapi ternyata tidak mampu.
14. Guru pemalas.
15. Guru pembual.
16. Guru penipu.
17. Guru pemeras.
18. Guru sok tahu.
19. Guru serakah.
20. Guru tamak.
21. Guru lupa diri.
22. Guru yang memakai pakaian berlebihan.
23. Guru yang tidak tahu menggunakan otaknya.
24. Guru yang suka arogant terhadap siapa saja.
25. Guru yang hanya mementingkan jabatan dan pangkat.
Mungkinkah anda adalah salah satu dari ciri-ciri guru -
guru yang suka berbuat dosa di atas? Mudah-mudahan tidak.
Tarakan, 17th April 2013
Witten By : Mr. Nick P.
Fr.Don Bosco Junior High School
Rabu, 17 April 2013
Senin, 08 April 2013
SEMUA NILAI DISESUAIKAN SAJA.
SEMUA NILAI DISESUAIKAN SAJA
Rata-rata harus : 80
Dunia pendidikan di kota saya sedang sakit.
Bahkan sementara sakit berat. Sebenarnya bukan hanya sakit berat,
tapi tengah rusak-rusak sekali. Hancur-hancur berantakan.
Bulan kemarin, ketika penulis mengawas UJIAN SEKOLAH yang
bermerek negeri di kota tercinta ini, penulis merasa miris dengan kata-
kata pengarahan kepala sekolahnya : " Bapak-Ibu ngawasnya itu -
santai aja, karena kita mau bantu siswa-siswa kita". Nanti nilai anak-
anak kita akan disesuaikan. Tujuannya tak lain agar anak-anak kita
semua lulus. Walaupun mereka tidak belajar dan nilai ulangan/ ujian
mereka nol nanti kita naikan jadi 80 atau bila perlu menjadi 90 atau
menjadi100 sekalian. Serukan! Benar-benar pendidikan untuk -
menciptakan koruptor, penipu, pemalas, preman, penjahat dan sampah
masyarakat di masa depan.
Lagi-lagi kata-kata yang menghancurkan dunia pendidikan dilanjut-
kan oleh seorang kepala bidang kurikulum dinas pendidikan di kota ini.
Waktu itu semua kepala sekolah baik sekolah negeri maupun swasta
diundang untuk menghadiri rapat nilai UAS siswa SMP di kantor Diknas.
Bapak kepala bidang kurikulum Disdik kota mengatakan", Bapak- Ibu,
harap semua nilai disesuaikan atau dinaikan, rata-ratanya harus : 80.
Penulis berharap mudah-mudahan si kabid kurikulum disdik itu suatu
saat bisa menyadari kekeliruannya itu. Karena pernyataan yang -
sekaligus perintah itu sangat tidak mendidik bahkan amat sangat-
menyesatkan. Ajaran sesat. Sahabatnya eyang subur kaleeeeee!
Dampak dari perintah-perintah dungu itu tentu tidak baik untuk-
guru, siswa dan orangtua.
Para guru akan semakin malas masuk kelas untuk mengajar.
Para siswa pasti semakin malas belajar sekaligus tidak mau menghargai-
guru. Karena mereka yakin belajar atau tidak sama-saja. Makannya-
mereka lebih memilih untuk tidak serius belajar,
Sebagian kecil para orangtua siswa akan semakin tidak peduli terhadap
perkembangan pendidkan anak mereka. Toh, apapun perlakuan mereka
terhadap anaknya; nanti lulus juga.
Untuk itu saya hanya mempunyai satu pertanyaan untuk dijawab :
Boleh dan beranikah sekolah-sekolah tidak meluluskan siswanya -
yang memang tidak bisa menjawab soal UN dan berkelakuan bejat?
Marilah kita mencoba untuk jujur. Ingat! Ini dunia pendidikan.
Bukan dunia para koruptor.
Bukan dunia para penipu.
Bukan para preman.
Bukan dunia para bedebah.
Bukan dunia para sampah masyarakat.
Dunia pendidikan adalah dunia yang sangat mulia.
Bukan dunia kekuasaan dan uang semata bung!
Tarakan, 8th april 2013
Written by : Mr. Nick P.
Rata-rata harus : 80
Dunia pendidikan di kota saya sedang sakit.
Bahkan sementara sakit berat. Sebenarnya bukan hanya sakit berat,
tapi tengah rusak-rusak sekali. Hancur-hancur berantakan.
Bulan kemarin, ketika penulis mengawas UJIAN SEKOLAH yang
bermerek negeri di kota tercinta ini, penulis merasa miris dengan kata-
kata pengarahan kepala sekolahnya : " Bapak-Ibu ngawasnya itu -
santai aja, karena kita mau bantu siswa-siswa kita". Nanti nilai anak-
anak kita akan disesuaikan. Tujuannya tak lain agar anak-anak kita
semua lulus. Walaupun mereka tidak belajar dan nilai ulangan/ ujian
mereka nol nanti kita naikan jadi 80 atau bila perlu menjadi 90 atau
menjadi100 sekalian. Serukan! Benar-benar pendidikan untuk -
menciptakan koruptor, penipu, pemalas, preman, penjahat dan sampah
masyarakat di masa depan.
Lagi-lagi kata-kata yang menghancurkan dunia pendidikan dilanjut-
kan oleh seorang kepala bidang kurikulum dinas pendidikan di kota ini.
Waktu itu semua kepala sekolah baik sekolah negeri maupun swasta
diundang untuk menghadiri rapat nilai UAS siswa SMP di kantor Diknas.
Bapak kepala bidang kurikulum Disdik kota mengatakan", Bapak- Ibu,
harap semua nilai disesuaikan atau dinaikan, rata-ratanya harus : 80.
Penulis berharap mudah-mudahan si kabid kurikulum disdik itu suatu
saat bisa menyadari kekeliruannya itu. Karena pernyataan yang -
sekaligus perintah itu sangat tidak mendidik bahkan amat sangat-
menyesatkan. Ajaran sesat. Sahabatnya eyang subur kaleeeeee!
Dampak dari perintah-perintah dungu itu tentu tidak baik untuk-
guru, siswa dan orangtua.
Para guru akan semakin malas masuk kelas untuk mengajar.
Para siswa pasti semakin malas belajar sekaligus tidak mau menghargai-
guru. Karena mereka yakin belajar atau tidak sama-saja. Makannya-
mereka lebih memilih untuk tidak serius belajar,
Sebagian kecil para orangtua siswa akan semakin tidak peduli terhadap
perkembangan pendidkan anak mereka. Toh, apapun perlakuan mereka
terhadap anaknya; nanti lulus juga.
Untuk itu saya hanya mempunyai satu pertanyaan untuk dijawab :
Boleh dan beranikah sekolah-sekolah tidak meluluskan siswanya -
yang memang tidak bisa menjawab soal UN dan berkelakuan bejat?
Marilah kita mencoba untuk jujur. Ingat! Ini dunia pendidikan.
Bukan dunia para koruptor.
Bukan dunia para penipu.
Bukan para preman.
Bukan dunia para bedebah.
Bukan dunia para sampah masyarakat.
Dunia pendidikan adalah dunia yang sangat mulia.
Bukan dunia kekuasaan dan uang semata bung!
Tarakan, 8th april 2013
Written by : Mr. Nick P.
Kamis, 21 Maret 2013
UJIAN : Antara Akal-akalan dan Proyek Korupsi
UJIAN : Antara Akal-akalan dan Proyek Korupsi
Ketika kata ujian menjadi hal yang biasa saja, semuanya jadi absurd.
Ujian diandaikan sesuatu yang serius dan sakral sekaligus mulia.
Ujian itu biasanya bukan hal yang biasa-biasa saja. Begitu semestinya.
Ujian butuh sekali keseriusan, ketenangan, keamanan dan lain-lain.
Ujian butuh kejujuran dan keseganan untuk nyontek atau kerjasama.
Ujian itu ya! Ujian. Bukan yang lain.
Saat - saat sekarang ini sekolah-sekolah dari jenjang SD , SMP dan
SMA sedang sibuk-sibuknya menyelenggarakan ujian dan para siswa
repot menghadapi ujian.
Ujiannya itu macam - macam.
- Ada ujian TDS.
- Ada ujian praktek.
- Ada lagi ujian Try out.
- Ujian Sekolah dan
- nanti setelah ini ada lagi Ujian Nasional.
Namun jangan mengira bahwa semuanya itu untuk betul-betul
menguji. Ternyata semua ujian tersebut cuma akal-akalan dan tipuan
belaka. Kata lainnya adalah " Proyek Penipuan besar-besaran atas nama
ujian. Ternyata ujian ini lebih pantas diberi label " Proyek Penipuan
atau " Proyek Korupsi yang sangat kejam "atas nama Ujian."
Tarakan, 21th March 2013
Written By : Mr. Nick P.
Ketika kata ujian menjadi hal yang biasa saja, semuanya jadi absurd.
Ujian diandaikan sesuatu yang serius dan sakral sekaligus mulia.
Ujian itu biasanya bukan hal yang biasa-biasa saja. Begitu semestinya.
Ujian butuh sekali keseriusan, ketenangan, keamanan dan lain-lain.
Ujian butuh kejujuran dan keseganan untuk nyontek atau kerjasama.
Ujian itu ya! Ujian. Bukan yang lain.
Saat - saat sekarang ini sekolah-sekolah dari jenjang SD , SMP dan
SMA sedang sibuk-sibuknya menyelenggarakan ujian dan para siswa
repot menghadapi ujian.
Ujiannya itu macam - macam.
- Ada ujian TDS.
- Ada ujian praktek.
- Ada lagi ujian Try out.
- Ujian Sekolah dan
- nanti setelah ini ada lagi Ujian Nasional.
Namun jangan mengira bahwa semuanya itu untuk betul-betul
menguji. Ternyata semua ujian tersebut cuma akal-akalan dan tipuan
belaka. Kata lainnya adalah " Proyek Penipuan besar-besaran atas nama
ujian. Ternyata ujian ini lebih pantas diberi label " Proyek Penipuan
atau " Proyek Korupsi yang sangat kejam "atas nama Ujian."
Tarakan, 21th March 2013
Written By : Mr. Nick P.
Selasa, 19 Maret 2013
WHO IS A STRONGEST STUDENT?
WHO IS A STRONGEST STUDENT?
A strongest student is a student who never makes noise in the classroom
even the teacher there or not.
A strongest student is a student who always does homework at home.
A strongest student is a student who never tells a lie.
A strongest student is a student who usually studies hard anywhere.
A strongest student is a student who usually helps parents at home.
A strongest student is a student who never makes a teacher get angry.
A strongest student is a student who always prays anytime and anywhere.
A strongest student is student who does not like out from home in
the night.
A strongest student is a student who does not like smoking.
A strongest student is a student who does not like dating.
A strongest student is student who really loves work hard even
at home or at school.
A strongest student is still like a human being but usually done the
right thing in his or her daily life.
God bless you all.
Tarakan, 19th March 2013
Written by : Mr. Nick P
A strongest student is a student who never makes noise in the classroom
even the teacher there or not.
A strongest student is a student who always does homework at home.
A strongest student is a student who never tells a lie.
A strongest student is a student who usually studies hard anywhere.
A strongest student is a student who usually helps parents at home.
A strongest student is a student who never makes a teacher get angry.
A strongest student is a student who always prays anytime and anywhere.
A strongest student is student who does not like out from home in
the night.
A strongest student is a student who does not like smoking.
A strongest student is a student who does not like dating.
A strongest student is student who really loves work hard even
at home or at school.
A strongest student is still like a human being but usually done the
right thing in his or her daily life.
God bless you all.
Tarakan, 19th March 2013
Written by : Mr. Nick P
Rabu, 27 Februari 2013
Arti Sebuah Pengorbanan
Arti Sebuah Pengorbanan.
Tanggal, 28 Januari 2013 yang lalu, saya terbang ke kampung.
Saya terbang dengan pesawat " Lion Air" via Balikpapan, Surabaya, Kupang
dan terakhir Ende.
Biasanya pesawat lion air hanya sampai di Kupang saja. Saya harus
menginap satu malam di Kupang. Tanggal,29 Januari 2013 saya melanjutkan
perjalanan saya menuju Ende, menumpang 'lion wings'.
Sesampainya di Ende, saya dijemput oleh keponakan saya dengan motor.
kami langsung menuju " Pemo". Kami tiba di Pemo pukul 02.00 siang dan
disambut dengan awan yang merayap di tanah. Gelapnya awan sampai-sampai
jarak dua meterpun susah ditembus mata telanjang.
Tiba di rumah saya langsung disambut oleh kakak-kakak perempuan,
keponakan dan masih banyak lagi cucu-cucu saya.
Mereka semua nampaknya sangat setia menunggui kakak saya yang sedang
sakit tua dan stroke.
Kakak saya namanya Gabriel Baku. Umurnya saat itu 83 tahun. Beliau adalah
seorang ketua suku adat " SEKO LENGO". Beliau menjabat sebagai ketua suku adat
selama 46 tahun. Lebih lama daripada kekuasaan " Soeharto" yang hanya 32 tahun.
Beliau mempnyai seorang istri bernama " Anastasia Siti, yang sudah lebih dulu
menghadap Tuha, beberapa puluh tahun yang lalu. Beliau juga mempunyai 7 orang
puteri tanpa ada anak lelaki. Namun anaknya juga sudah terlebih dahulu menghadap
yang maha kuasa pada beberapa tahun yang lalu. Namun satu hal yang pantas kita
tiru dari beliau adalah nilai - nilai positip berikut ini:
1. Kerja keras.
Beliau adalah seorang pekerja keras. Seorang bapak, kakak, kakek yang sangat
peduli dengan keluarganya.
Beliau benar-benar mengorbankan seluruh tenaganya untuk membahagiakan
orang lain. Bahkan orang Pemo pada umunya.
Sampai dengan saat menjelang ajalnya beliau masih sempat membuka kebun
baru dan bahkan sudah menanamnya untuk diwariskan ke anak-anak dan cucu
cucunya.
2. Setia sama istri dan anak-anak.
Beliau adalah seorang suami yang setia bahkan bisa dikatakan super setia.
Bagaimana tidak, sejak istrinya yang terkasih wafat beberapa puluh tahun
lalu beliau tetap setia dengan tidak melirik wanita lain bahkan menikahinya,
sorry ya! Pengorbanan yan luar biasa. Setia sebuah kata yang amat langkah
dan sangat mustahil untuk dipraktekkan di zaman ini.
Beliau benar-benar mengorbankan kesenangannya demi banyak orang.
Mungkinkah kita juga sanggup melakukan itu?
3. Guru Sejati bagi kaum muda.
Beliau adalah Guru sejati. Guru dalam arti yang sesungguhnya. Beliau selalu
meluangkan waktunya untuk para"Mosalaki" (ketua suku) yang masih muda
sebagai tempat bertanya dan konsultasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan
adat "Pemo". Lagi-lagi pengorbanan waktu.
4. Seorang Juru Damai.
Sebagai seorang yang memang sudah tua baik dalam keluarga, keluarga
besar suku 'sekolengo' maupun kampung pemo pada umumnya, beliau
merupakan seorang tokoh yang sangat tepat; sebagai penyebar damai.
Apapun masalahnya, beliau selalu menengahi dan mencarikan solusi yang
yang tepat secara damai untuk disesaikan.
Beliau selalu mengandalkan keterbukaan serta cara-cara yang santun dan
lembut dipakai untuk menyelsaikan masalah. Kata kerennya " win-win
solution."
5. Hari minggu tanggal, 3 februari 2013 cuaca kampung Pemo mendung.
Awan hitam menggelayut di atas langit Pemo. Sinar matahari seolah
enggan menampakkan cahayanya pagi itu. Sementara Pukul 06.00 pagi
saya sudah mandi, make up, pakai baju dan celana necis. Namun kaki ini
seakan berat untuk meninggalkan rumah. Hati menjadi galau, kacau,
bingung, rasanya seperti ada yang mengganjal dan saya tidak tahu apa.
Ngobrol, senyum dan tawa terasa hambar- tawar dan tak berarti.
Tepat sekitar pukul 08.53. Kakak saya melapaskan napas. Napas terakhir.
Kakakku pergi menghadap bapak di surga dengan damai dan tenang.
" Selamat jalan sang pengorban sejati, pahlawan kesetiaan, guru sejati
dan sang juru damai." Beristirahatlah di sana, amin. Doakan untuk kami
yang masih berjuang ini. Semoga pada saatnya nanti kitapun-
bersama lagi, mudah-mudahan di surga.
6. Hari senin, 4 februari 2013, jasad almarhum di makamkam di tengah-
pemakaman keluarga " Bhoka Rue".
7. Hari selasa, 5 februari 2013, saya kembali ke Tarakan via Kupang. Sekali
lagi saya bermalam di Kupang.
8. Rabu, 6 februari 2013, saya terbang kembali ke Tarakan via Surabaya.
Pukul 08.00 malam saya berkumpul kembali dengan keluarga tercinta
di Tarakan.
Hanya satu hal yang dapatkan dari perjalanan ini adalah " Arti dari
sebuah pengorbanan." Selamat membaca.
Tarakan, 27th Februari 2013
Written By : Mr.Nick P
Tanggal, 28 Januari 2013 yang lalu, saya terbang ke kampung.
Saya terbang dengan pesawat " Lion Air" via Balikpapan, Surabaya, Kupang
dan terakhir Ende.
Biasanya pesawat lion air hanya sampai di Kupang saja. Saya harus
menginap satu malam di Kupang. Tanggal,29 Januari 2013 saya melanjutkan
perjalanan saya menuju Ende, menumpang 'lion wings'.
Sesampainya di Ende, saya dijemput oleh keponakan saya dengan motor.
kami langsung menuju " Pemo". Kami tiba di Pemo pukul 02.00 siang dan
disambut dengan awan yang merayap di tanah. Gelapnya awan sampai-sampai
jarak dua meterpun susah ditembus mata telanjang.
Tiba di rumah saya langsung disambut oleh kakak-kakak perempuan,
keponakan dan masih banyak lagi cucu-cucu saya.
Mereka semua nampaknya sangat setia menunggui kakak saya yang sedang
sakit tua dan stroke.
Kakak saya namanya Gabriel Baku. Umurnya saat itu 83 tahun. Beliau adalah
seorang ketua suku adat " SEKO LENGO". Beliau menjabat sebagai ketua suku adat
selama 46 tahun. Lebih lama daripada kekuasaan " Soeharto" yang hanya 32 tahun.
Beliau mempnyai seorang istri bernama " Anastasia Siti, yang sudah lebih dulu
menghadap Tuha, beberapa puluh tahun yang lalu. Beliau juga mempunyai 7 orang
puteri tanpa ada anak lelaki. Namun anaknya juga sudah terlebih dahulu menghadap
yang maha kuasa pada beberapa tahun yang lalu. Namun satu hal yang pantas kita
tiru dari beliau adalah nilai - nilai positip berikut ini:
1. Kerja keras.
Beliau adalah seorang pekerja keras. Seorang bapak, kakak, kakek yang sangat
peduli dengan keluarganya.
Beliau benar-benar mengorbankan seluruh tenaganya untuk membahagiakan
orang lain. Bahkan orang Pemo pada umunya.
Sampai dengan saat menjelang ajalnya beliau masih sempat membuka kebun
baru dan bahkan sudah menanamnya untuk diwariskan ke anak-anak dan cucu
cucunya.
2. Setia sama istri dan anak-anak.
Beliau adalah seorang suami yang setia bahkan bisa dikatakan super setia.
Bagaimana tidak, sejak istrinya yang terkasih wafat beberapa puluh tahun
lalu beliau tetap setia dengan tidak melirik wanita lain bahkan menikahinya,
sorry ya! Pengorbanan yan luar biasa. Setia sebuah kata yang amat langkah
dan sangat mustahil untuk dipraktekkan di zaman ini.
Beliau benar-benar mengorbankan kesenangannya demi banyak orang.
Mungkinkah kita juga sanggup melakukan itu?
3. Guru Sejati bagi kaum muda.
Beliau adalah Guru sejati. Guru dalam arti yang sesungguhnya. Beliau selalu
meluangkan waktunya untuk para"Mosalaki" (ketua suku) yang masih muda
sebagai tempat bertanya dan konsultasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan
adat "Pemo". Lagi-lagi pengorbanan waktu.
4. Seorang Juru Damai.
Sebagai seorang yang memang sudah tua baik dalam keluarga, keluarga
besar suku 'sekolengo' maupun kampung pemo pada umumnya, beliau
merupakan seorang tokoh yang sangat tepat; sebagai penyebar damai.
Apapun masalahnya, beliau selalu menengahi dan mencarikan solusi yang
yang tepat secara damai untuk disesaikan.
Beliau selalu mengandalkan keterbukaan serta cara-cara yang santun dan
lembut dipakai untuk menyelsaikan masalah. Kata kerennya " win-win
solution."
5. Hari minggu tanggal, 3 februari 2013 cuaca kampung Pemo mendung.
Awan hitam menggelayut di atas langit Pemo. Sinar matahari seolah
enggan menampakkan cahayanya pagi itu. Sementara Pukul 06.00 pagi
saya sudah mandi, make up, pakai baju dan celana necis. Namun kaki ini
seakan berat untuk meninggalkan rumah. Hati menjadi galau, kacau,
bingung, rasanya seperti ada yang mengganjal dan saya tidak tahu apa.
Ngobrol, senyum dan tawa terasa hambar- tawar dan tak berarti.
Tepat sekitar pukul 08.53. Kakak saya melapaskan napas. Napas terakhir.
Kakakku pergi menghadap bapak di surga dengan damai dan tenang.
" Selamat jalan sang pengorban sejati, pahlawan kesetiaan, guru sejati
dan sang juru damai." Beristirahatlah di sana, amin. Doakan untuk kami
yang masih berjuang ini. Semoga pada saatnya nanti kitapun-
bersama lagi, mudah-mudahan di surga.
6. Hari senin, 4 februari 2013, jasad almarhum di makamkam di tengah-
pemakaman keluarga " Bhoka Rue".
7. Hari selasa, 5 februari 2013, saya kembali ke Tarakan via Kupang. Sekali
lagi saya bermalam di Kupang.
8. Rabu, 6 februari 2013, saya terbang kembali ke Tarakan via Surabaya.
Pukul 08.00 malam saya berkumpul kembali dengan keluarga tercinta
di Tarakan.
Hanya satu hal yang dapatkan dari perjalanan ini adalah " Arti dari
sebuah pengorbanan." Selamat membaca.
Tarakan, 27th Februari 2013
Written By : Mr.Nick P
Senin, 31 Desember 2012
Old Gone The New Come
Old Year gone The New Year Come
Hari ini sudah tanggal 31 desember 2012.
Sebentar lagi tahun 2012 yang penuh kenangan akan lewat.
Sekarang sudah pkl. 08 00 kurang lima menit.
Berarti kurang lebih empat jam lagi kita sudah memasuki tahun 2013.
Old - New.
Lama - Baru.
Tua - Muda.
Laki - Wanita.
Hitam - Putih.
Bahagia - Sedih.
Susah - Senang.
Barang lama - barang baru.
Pacar lama - pacar baru?
Kegagalan yang lama- semangat baru.
Kelemahan ysng lama - spirit baru.
Malas - rajin.
Baju lama - baju baru.
Istri lama - istri baru?
Suami lama - suami baru?
Kejahatan yang lama - kebaikan yang baru.
Yang lama pemborosan - yang baru penghematan.
Yang baru adalah semangat menabung untuk masa depan.
Tahun 2012 hampir berakhir.
Marilah kita menyongsong tahun 2013 dengan semangat baru.
Marilah kita menukar semua kejahatan pada tahun yang lewat
dengan hal-hal yang baru.
Semangat belajar yang baru.
Semangat bekerja yang baru penuh ketulusan.
Semangat berbuat baik, berbuat baik, berbuat baik.
Marilah kita menggantikan semua hasrat kita yang jahat
dengan perbuatan baik.
Berbuat baik dalam hal apa saja. Ya! Berbuat baiklah
dalam semua hal.
Ingat! Tahun 2013 adalah tahun untuk berbuat baik dan
Siapapun pasti belum pernah, tidak pernah dan pasti tidak
akan pernah untuk berbuat baik kepada siapa saja.
Berbuat baik untuk siapa saja dan dalam bentuk apa saja, amin.
" Happy New Year." for all.
Tarakan, 31th December 2012
Written By : Mr. Nick P.
Frater Don Bosco Junior High School.
Rabu, 26 Desember 2012
Apa Sih Makna Natal Sesungguhnya?
Apa Sih Makna Natal Sesungguhnya?
Natal !
Asal katanya " Natus" Latin = Lahir.
" Born" English = Lahir.
Sesuatu yang lahir pasti baru ( new ).
Sebenarnya yang baru itu adalah " hati manusia ."
Namun namun manusia selalu saja salah kaprah.
Manusia malah menukar hati yang seharusnya
baru dengan hati yang lama yang penuh dengan
segala sesuatu yang mengarah ke pemborosan
dan keserakahan bahkan justru yang muncul adalah
gairah untuk menghabiskan apa saja yang semestinya
masih bisa ditabung ditempat yang lebih aman.
Sebagian manusia malah menjadikan momen natal
sebagai ajang pesta pora yang memabukkan dan banyak
orang malah benar-benar mabuk kepayang.
Ada yang mabuk cinta, mabuk harta, mabuk pakaian,
mabuk makanan, mabuk minuman ringan ( soft drink ).
Ada juga ibu-ibu memenfaatkan natal sebagai ajang mabuk
pamer masakan dan mabuk pamer barang-barang baru di
rumahnya.
Sementara ada beberapa lelaki muda maupun tua, mereka malah
mabuk minum minuman keras, mabuk begadang main judi dan masih
ada lagi sebagian orang yang memanfaatkan momen natal untuk
mabuk judi sabung ayam. Menurut mereka inilah hiburan yang
berlabel natal sesungguhnya.
Dari situ ketahuan bahwa orang-orang seperti yang disebutkan
di atas sebenarnya tidak pernah mengerti apa itu natal dan apalagi
makna natal.
Orang -orang seperti yang disebutkan di atas sesungguhnya tidak
pernah beriman. Mereka adalah kumpulan orang - orang kafir bahkan
bisa dikatakan lebih kafir dari orang - orang kafir kebanyakan.
Bahkan mereka malah menodai makna natal yang sesungguhnya.
Natal!
Sesungguhnya bermakna sekaligus berarti:
Memberi, memberi,memberi dan memberi.
Sederhana.
Hemat.
Mnyayangi.
Mengasihi.
Rela berkorban.
Berdamai.
Tidak saling menyakiti.
Tidak main judi.
Tidak minum mabuk.
Bukan saatnya untuk pamer-pameran.
Saat introspeksi untuk menyongsong hari yang aka datang.
Jangan lupa " rendah hati."
Tarakan, 26th December 2012
Writen by : Mr. Nick P.
Fr. Don Bosco Junior High School
Langganan:
Postingan (Atom)