Jumat, 05 Oktober 2012
Wara - Wiri itu tidak Mendidik
Wara - Wiri itu tidak Mendidik.
Wara - wiri
hanya untuk menghabiskan waktu
wara - wiri
hanya untuk menghabiskan biaya
wara - wiri
hanya untuk seolah - olah menyenangkan diri
wara - wiri
dilakukan seolah - olah ada urusan penting
wara - wiri
sengaja di lakukan untuk merugikan banyak orang
wara - wiri
sengaja di lakukan untuk menyakiti rekan kerja yang lain
wara - wiri
sengaja diada - adakan supaya ada
wara -wiri
sengaja dibuat supaya ada
wara - wiri
biasanya hanya dilakukan oleh seorang psikopath
wara - wiri
wara - wiri semestinya hanya dilakukan oleh manusia paranoid
wara - wiri
biasanya cuma dilakukan oleh para koruptor biadab
wara - wiri
tidak boleh terjadi pada diri seorang guru bila memang tidak penting
wara - wiri
tidak boleh dilakukan oleh seorang guru jika memang tidak perlu
wara - wiri
seharusnya tidak dilakukan oleh seorang guru karena memang tidak harus
wara - wiri
semestinya tidak dilakukan oleh seorang guru,
karena akan dan pasti merugikan banyak siswa dan yayasan
wara - wiri
hanya boleh dilakukan oleh:
orang gila
orang yang tidak waras
orang sinting
orang idiot
para psikopath
orang - orang yang paranoid
orang - orang yang tidak beriman
para nomaden
para penjudi
para koruptor
orang yang sifatnya kekanak-kanakan
orang yang hidupnya boros
orang-orang yang suka pesta
orang yang merasa dirinya hebat dan penting
orang-orang yang tidak bertanggunjawab
orang-orang yang suka memeras sesamanya
Apapun alasannya,
yang namanya wara - wiri pasti merugikan sesama
terutama sangat tidak mendidik bagi kaum muda ( siswa )
merugikan siapa?
merugikan siswa dan orangtua siswa.
saya yakin semua,
guru, orangtua siswa dan siswa pasti setuju
dan mulailah dari hari ini untuk tidak " wara - wiri lagi ya!
Tarakan, 24th september 2012
Written by : Mr. Nikolaus Pake
Frater Don Bosco Junior High School
Para Koruptor dari Sekolah
Para k oruptor dari Sekolah
Kepala Sekolah
adalah koruptor
Guru-guru adalah koruptor
Para Siswa adalah koruptor
Guru malas mengajar adalah koruptor
Siswa yang belajar juga koruptor
Pokoknya,
Kepala Sekolah,
Para Guru dan
Para Siswa adalah koruptor semua.
Mereka adalah sekelompok orang
yang tidak bermoral,
tidak beriman dan tidak berperikkemanusiaan.
Yang ada hanyalah perikebinatangan.
Tarakan, 5th October 2012
Written By : Mr.Nikolaus Pake.
Fr.Don Bosco Junior High School.
Kepala Sekolah
adalah koruptor
Guru-guru adalah koruptor
Para Siswa adalah koruptor
Guru malas mengajar adalah koruptor
Siswa yang belajar juga koruptor
Pokoknya,
Kepala Sekolah,
Para Guru dan
Para Siswa adalah koruptor semua.
Mereka adalah sekelompok orang
yang tidak bermoral,
tidak beriman dan tidak berperikkemanusiaan.
Yang ada hanyalah perikebinatangan.
Tarakan, 5th October 2012
Written By : Mr.Nikolaus Pake.
Fr.Don Bosco Junior High School.
Senin, 10 September 2012
No Man Is An Island
No Man Is An Island
Ungkapan lain dari " No man is an island adalah We can,t live alone in this world".
Ungkapan ini hanya untuk menyindir orang-orang yang sok tahu, sok pintar, sok kuasa
atau gila kuasa. Curiga kalau orang tersebut merasa hanya dia sajalah yang ada di bumi
ini, sehingga beliau memperlakukan orang lain seenak perutnya sendiri. Semestinya
manusia jenis ini sudah tidak pantas ada di muka bumi ini atau alias sudah punah. Namun
mengapa masih ada aja orang-orang sejenis ini di bawah kolong langit ini? Kira-kira
siapa dan apa ya! yang salah?
Ciri-ciri orang gila kuasa sok pintar:
1. Sok tahu semua hal.
Sayangnya beliau cuma pura-pura tahu. Beliau sengaja berbicara dengan suara
keras-keras supaya didengar orang, bahwa beliau menguasai banyak hal.
Ternyata itu cuma trik dari seorang yang seolah-olah tahu.
Beliau menunjukkan kebodohannya dengan berpura-pura pintar.
2. Suka terlambat berpikir.
Untuk menutupi kelemahannya yang satu ini, beliau suka perintah oarng lain
tanpa perasaan. Beliau mengalihkan perhatian orang dengan sok perhatian semu
kepada orang lain dan sekaligus membuat orang lain menderita.
Beliau suka terlambat hampir dalam segala hal.Kecuali dalam hal mempecundangi
rekan kerjanya terutama orang yang tidak disukainya.
Beliau terlambat berpikir, orang lain wajib dimusuhi.
3. Beliau suka membuat sekat-sekat dalam ruangan yang sudah kecil.
Semestinya beliau tidak cocok hidup dengan manusia lain.
Gairah KKN nya kuat sekali. Egoisme dan Individualismenya sangat kental.
Bahkan sangat mengkuatirkan sekaligus mengerikan.
Beliau memang seorang "GURU". Tapi jiwanya 'PREMAN' menjijikan.
Lagi-lagi beliau tidak menganggap ada orang lain di sekitarnya. Kalaupun yang
beliau anggap ada, itu hanya orang-orang yang sesuku dengan beliau.
Beliau memasukkan banyak orang yang sesukunya di sekolah ini, karena orang-
orangnya mudah diurus dan gampang kompromi. Padahal ini bukan sekolah
nenek moyangnya.Sampai-sampai urasan punya perempuan diurusnya.
Benar-benar menjijikan. Manusia tanpa perasaan.
4. Tidak memanfaatkan waktu dengan baik.
Biasanya waktu jam kosong di ruang guru, beliau malah main game sambil
dengarkan musik dengan suara lumayan keras.Mungkin stress kaleee.
kalau suka stress kenapa mau jadi guru?
Guru itu selalu hidup dengan orang lain. Kalau mau hidup dengan orang lain,
jangan berbuat hal-hal yang aneh. Berkelakuanlah sepertinya normalnya seorang
guru. Tinggalkan kelakuan " PREMANISME".
Tinggalkan Gairah sok tahu, suka menguasai, KKN biadab, jangan lagi
membengun sekat-sekat kerajaan setan di sekolah ini. Berhentilah bermimpi
menjadi raja LUCIFER ya! Jiwa guru tidak begitulah.
Anda tidak hidup sendirian bung!
Written By Mr. Nick
Sunday, 10th September 2012
Ungkapan lain dari " No man is an island adalah We can,t live alone in this world".
Ungkapan ini hanya untuk menyindir orang-orang yang sok tahu, sok pintar, sok kuasa
atau gila kuasa. Curiga kalau orang tersebut merasa hanya dia sajalah yang ada di bumi
ini, sehingga beliau memperlakukan orang lain seenak perutnya sendiri. Semestinya
manusia jenis ini sudah tidak pantas ada di muka bumi ini atau alias sudah punah. Namun
mengapa masih ada aja orang-orang sejenis ini di bawah kolong langit ini? Kira-kira
siapa dan apa ya! yang salah?
Ciri-ciri orang gila kuasa sok pintar:
1. Sok tahu semua hal.
Sayangnya beliau cuma pura-pura tahu. Beliau sengaja berbicara dengan suara
keras-keras supaya didengar orang, bahwa beliau menguasai banyak hal.
Ternyata itu cuma trik dari seorang yang seolah-olah tahu.
Beliau menunjukkan kebodohannya dengan berpura-pura pintar.
2. Suka terlambat berpikir.
Untuk menutupi kelemahannya yang satu ini, beliau suka perintah oarng lain
tanpa perasaan. Beliau mengalihkan perhatian orang dengan sok perhatian semu
kepada orang lain dan sekaligus membuat orang lain menderita.
Beliau suka terlambat hampir dalam segala hal.Kecuali dalam hal mempecundangi
rekan kerjanya terutama orang yang tidak disukainya.
Beliau terlambat berpikir, orang lain wajib dimusuhi.
3. Beliau suka membuat sekat-sekat dalam ruangan yang sudah kecil.
Semestinya beliau tidak cocok hidup dengan manusia lain.
Gairah KKN nya kuat sekali. Egoisme dan Individualismenya sangat kental.
Bahkan sangat mengkuatirkan sekaligus mengerikan.
Beliau memang seorang "GURU". Tapi jiwanya 'PREMAN' menjijikan.
Lagi-lagi beliau tidak menganggap ada orang lain di sekitarnya. Kalaupun yang
beliau anggap ada, itu hanya orang-orang yang sesuku dengan beliau.
Beliau memasukkan banyak orang yang sesukunya di sekolah ini, karena orang-
orangnya mudah diurus dan gampang kompromi. Padahal ini bukan sekolah
nenek moyangnya.Sampai-sampai urasan punya perempuan diurusnya.
Benar-benar menjijikan. Manusia tanpa perasaan.
4. Tidak memanfaatkan waktu dengan baik.
Biasanya waktu jam kosong di ruang guru, beliau malah main game sambil
dengarkan musik dengan suara lumayan keras.Mungkin stress kaleee.
kalau suka stress kenapa mau jadi guru?
Guru itu selalu hidup dengan orang lain. Kalau mau hidup dengan orang lain,
jangan berbuat hal-hal yang aneh. Berkelakuanlah sepertinya normalnya seorang
guru. Tinggalkan kelakuan " PREMANISME".
Tinggalkan Gairah sok tahu, suka menguasai, KKN biadab, jangan lagi
membengun sekat-sekat kerajaan setan di sekolah ini. Berhentilah bermimpi
menjadi raja LUCIFER ya! Jiwa guru tidak begitulah.
Anda tidak hidup sendirian bung!
Written By Mr. Nick
Sunday, 10th September 2012
Jumat, 17 Agustus 2012
Kita Belum Merdeka
Kita Belum Merdeka
Kita belum merdeka
dari rasa dendam,
dari kemalasan,
dari keserakahan,
dari kerakusan,
dari nafsu ketidakpuasan,
dari nafsu birahi yang tidak terkendali,
dari nafsu untuk menguasai apa saja,
dari gairah untuk mencaplok apa saja,
dari menipu diri dan membohongi Tuhan.
Kita belum bebas
dari semangat kolusi korupsi dan nepotisme jahat,
dari penindasan oleh orang-orang tertentu,
dari kebodohan, pembodohan juga pemiskinan,
perampasan hak-hak dasar,
hak bernapas, hak hidup layak dan hak mengeluarkan pendapat.
Kita belum merdeka
dari mental pelacur,
dari mental babu atau budak.
Kita masih diperbudak oleh nafsu -nafsu jahat kita sendiri,
kekerdilan jiwa kita, dari nafsu kedaerahan, kesukuan,
kekeluargaan ( mempekerjakan keluarga kita sendiri).
Kita sungguh belum merdeka
dari nafsu birahi menghamili sembarang wanita,
dari nafsu mengganggu anak perawan orang,
dari nafsu malam beribadah dan malah
samasekali tidak perduli dengan apa yang namanya
ajaran agama, beriman apalagi!
Kita betul-betul belum merdeka
dari korupsi waktu, merampas hak sesama untuk menikmati
hidup tenang.
Kita belum merdeka untuk berkata jujur.
Singkatnya, kita memang belum merdeka.
Dari gairah -gairah pesta pora yang menghabiskan anggaran
sekaligus menyiksa sesama.
Tarakan, 17 Agustus 2012
Written By : Mr. Nikolaus Pake
Sabtu, 11 Agustus 2012
Iklan Lowongan Kerja
Iklan Lowongan Kerja
Sebuah Yayasan Pendidikan yang berkualitas dan diasuh oleh Para biarawan, mencari
calon wakil kepala sekolah bidang kurikulum; dengan syarat-syarat sebagai berikut:
1. Berijazah sarjana jurusan apa saja. Ijazah belipun boleh-boleh saja. So biasa.
2. Wajib memiliki akta IV. Sambil bertugas, setelah dapat uang baru belipun tak apalah.
3. Cinta pesta, rajin buat pesta dan cinta ramai-ramai serta pesta pora.
4. Memiliki jiwa memproyekkan apa saja yang bisa dijadikan proyek di sekolah.
Misalnya proyek pengadaan kue, buat poster atau baliho yang tidak penting dan masih
banyak proyek-proyek lain untuk menghabiskan uang untuk mendapat komisi.
5. Harus rajin menjilat kepala sekolah dan saling mencari muka walaupun muka sudah ada
sejak lahir.
6.Wajib menipu yayasan, ketua yayasan dan kepala sekolah kalau malas ke sekolah
atau datang mengajar, sms atau tulis saja surat sakit. Sms dan isi suratnya sakit. 0rangnya
boleh sehat dan melakukan pekerjaan tambahan di tempat lain. Boleh-boleh aja donk!
7. Harus rajin ngeles anak-anak yang sudah pintar dan kaya supaya dapat banyak uang.
8. Menjelek-jelekkan guru -guru dan karyawan lain di depan kepala sekolah dan yayasan
supaya mendapat simpati semu dan menyusahkan teman lain.
9. Mendiskreditkan yayasan, ketua yayasan,karyawan yayasan dan kepala sekolah yang
dijilatnya di depan rekan-rekan guru supaya diakui sebagai pahalawan kesiangan.
10. Memjelek-jelekkan rekan-rekan gurunya di depan anak-anak lesnya, supaya mereka
tidak boleh respek lagi kepada guru-guru bersangkutan.
11. Beliau wajib malas masuk mengajar di dalam kelas, walaupun ada di sekolah.
12. Terlambat datang ke sekolah adalah hukumnya wajib bagi beliau.
13. Beliau harus mengaku bahwa beliau pernah menjabat jabatan apa saja dan
di mana saja.
14. Beliau juga harus mengurusi segala sesuatu walaupun sebenarnya itu tugas
perempuan.
15. Beliau berhak untuk membuat diri lebih perempuan dari seorang perempuan tulen.
16. Beliau wajib memprovokasi siapapun atau siapa saja yang mudah terprovokasi
atau memprovokasi orang yang gampang diatur. ( ajaran sesat).
.
17. Beliau harus pintar memimpin demo kenaikkan gaji ke Yayasan, sekaligus meminta
jabatan.
18. Amin.
Sebuah Yayasan Pendidikan yang berkualitas dan diasuh oleh Para biarawan, mencari
calon wakil kepala sekolah bidang kurikulum; dengan syarat-syarat sebagai berikut:
1. Berijazah sarjana jurusan apa saja. Ijazah belipun boleh-boleh saja. So biasa.
2. Wajib memiliki akta IV. Sambil bertugas, setelah dapat uang baru belipun tak apalah.
3. Cinta pesta, rajin buat pesta dan cinta ramai-ramai serta pesta pora.
4. Memiliki jiwa memproyekkan apa saja yang bisa dijadikan proyek di sekolah.
Misalnya proyek pengadaan kue, buat poster atau baliho yang tidak penting dan masih
banyak proyek-proyek lain untuk menghabiskan uang untuk mendapat komisi.
5. Harus rajin menjilat kepala sekolah dan saling mencari muka walaupun muka sudah ada
sejak lahir.
6.Wajib menipu yayasan, ketua yayasan dan kepala sekolah kalau malas ke sekolah
atau datang mengajar, sms atau tulis saja surat sakit. Sms dan isi suratnya sakit. 0rangnya
boleh sehat dan melakukan pekerjaan tambahan di tempat lain. Boleh-boleh aja donk!
7. Harus rajin ngeles anak-anak yang sudah pintar dan kaya supaya dapat banyak uang.
8. Menjelek-jelekkan guru -guru dan karyawan lain di depan kepala sekolah dan yayasan
supaya mendapat simpati semu dan menyusahkan teman lain.
9. Mendiskreditkan yayasan, ketua yayasan,karyawan yayasan dan kepala sekolah yang
dijilatnya di depan rekan-rekan guru supaya diakui sebagai pahalawan kesiangan.
10. Memjelek-jelekkan rekan-rekan gurunya di depan anak-anak lesnya, supaya mereka
tidak boleh respek lagi kepada guru-guru bersangkutan.
11. Beliau wajib malas masuk mengajar di dalam kelas, walaupun ada di sekolah.
12. Terlambat datang ke sekolah adalah hukumnya wajib bagi beliau.
13. Beliau harus mengaku bahwa beliau pernah menjabat jabatan apa saja dan
di mana saja.
14. Beliau juga harus mengurusi segala sesuatu walaupun sebenarnya itu tugas
perempuan.
15. Beliau berhak untuk membuat diri lebih perempuan dari seorang perempuan tulen.
16. Beliau wajib memprovokasi siapapun atau siapa saja yang mudah terprovokasi
atau memprovokasi orang yang gampang diatur. ( ajaran sesat).
.
17. Beliau harus pintar memimpin demo kenaikkan gaji ke Yayasan, sekaligus meminta
jabatan.
18. Amin.
Senin, 16 Juli 2012
Para Mafia Dunia Pendidikan
Para Mafia Dunia Pendidikan
Dunia Pendidikan di Indonesia dikuasai oleh kaum mafia.
Kaum Mafia adalah orang-orang yang tidak bermoral dan tidak berperikemanusiaan.
Mereka memanipulasi keadaan.
Mereka memutarbalikan fakta.
Mereka menyuap para penguasa.
Mereka membuat otak para pejabat tercemar dan rusak.
Mereka menyogok, merayu dengan rayuan super maut atas nama "Pendidikan".
Mereka menipu para pemegang kekuasaan yang berwenang untuk menggodok undang-undang.
Mereka mencuci otak para penguasa yang nota bene tidak tahu berfikir.
Mereka merekayasa dan menukar lembaga pendidikan menjadi arena perjudian dan bisnis.
Para mafia mengganti celana pendek untuk siswa SMP dengan celana panjang.
Maklum! Terlalu banyak kain yang nganggur dan tidak laku terjual di Toko.
Semua siswi baik SMP maupun SMA wajib memakai rok panjang yang mestinya
untuk ukuran dua orang atau bahkan untuk tiga orang.
Semua siswa untuk Sekolah Negeri harus gratis.
Misi sekolah negeri sebagai sekolah rakyat miskin tidak tercapai.
Karena yang sekolah di situ justru anak- anak berduit dan pintar.
Benar-benar penipuan.
Para mafia Pendidikan negeri ini menukar keluhuran moral dengan uang.
Uang, harta benda dan kekayaan menjadi pusat pencarian yang tak akan pernah berakhir.
Pemerasan, pemberangusan dan diskriminasi menjadi hal biasa.
Anak pribumi menjadi pengemis di tanahnya sendiri.
Anak asli pribumi ditelantarkan,disiksa, dihina dan dibuat menderita di tanah sendiri.
Para mafia Pendidikan memperjualbelikan ijazah demi jabatan.
Para mafia Pendidikan memperdagangkan Ijazah dan Akta IV pendidikan
untuk mendapatkan hak agar layak untuk mengajar.
Para guru yang membeli ijzah dan akta VI kelakuannya malah lebih para
dari para mafia itu sendiri.
Para pembeli ijazah dan aktaVI telah merusak tatanan dunia pendidikan.
Sungguh-sungguh miris dan memprihatinkan.
Satu pertanyaan yang akan sangat susah untuk dijawab adalah:
" Kapan ya, Indonesia sanggup memberantas ' Mafia Pendidikan Ini"?
Tarakan, 2 Agustus 2012
Written by
Mr. Nick Pake
Kamis, 14 Juni 2012
Ketua Geng Kaum Barbar
Ketua Geng Kaum Barbar
Tuhan,
Lembaga pendidikan zaman modern ini aneh-aneh.
Pemimpinnya aneh-aneh.
Mereka tidak menerima ada kamus gagal dalam hidupnya.
Segala cara brutal dan barbar dihalalkan.
Demi meluluskan anak -anak orang Indonesia.
Semua cara tidak bermoral dilakukan hanya sekedar untuk mencari nama,
mempertahankan jabatan, gengsi, kedudukan, pangkat, harta kekayaan,
uang, tanah, rumah mewah bahkan super mewah, istri asli atau resmi dan
istri - istri simpanan di mana-mana
Tuhan,
Para pejabat zaman modern ini banyak yang idiot,
tidak bermoral bahkan bejad moral atau Amoral.
Mereka tidak pernah mengerti apa yang disebut dengan " PENDIDIKAN".
Mereka berkoar-koar tentang " Pendidikan Karakter".
Justru merekalah yang benar-benar tidak berkarakter.
Mereka berteriak-teriak tentang hidup bersih, adil, jujur, jauhi korupsi,
kolusi dan nepotisme. Justru mereka sendirilah yang melakukan itu semua.
Tuhan,
Para pejabat di dunia pendidikan dewasa ini hampir semua munafik.
Di satu sisi mereka menyuarakan kejujuran, namun di sisi lain justru
mereka sendiri yang berkolusi dengan para penipu, pembohong,
penjahat dan perusak tatanan dunia pendidikan.
Tuhan,
Para Petinggi dunia pendidikan dewasa ini,
terjebak dalam skenario para pengecut,
uang, kekuasaan, kedudukan, harta, jabatan,
kemewahan, penipuan, kesenangan sesaat, pesta pora,kongkalikong
dengan kaum bermodal dan para penindas suku bangsanya sendiri.
Tuhan,
Para Petinggi Pendidikan dewasa ini juga tertipu oleh penipu.
Mereka tertipu oleh angka-angka palsu di raport dan Ijazah.
Menurut para pejabat yang tertipu," Sekolah", yang siswanya lulus 100%
dan siswanya mendapat rangking satu adalah " Sekolah " terbaik. Benarkah?
Tuhan,
Para pejabat biasanya tidak tertarik untuk memantau " KINERJA". para guru.
Mereka hanya mau melihat hasil "ASPAL".( asli tapi palsu)
Mereka suka membesar-besarkan hal-hal yang palsu dan tidak bermutu.
Lagi-lagi mereka tertipu. "Penipu tertipu". Hasil laporan hampa diterima sebagai benar.
Tuhan,
Seprtinya para pejabat dunia pendidkan dewasa ini
tidak pantas menyandang predikat terhormat itu..
Saya yakin mereka hanya boleh layak diberi predikat
"Ketua Geng Kaum Barbar".
Alasannya sederhana. Ada yang salah dengan otak mereka.
Menurut mereka : " Sekolah yang bermutu adalah sekolah yang
selalu memaksakan dan memalsukan nilai untuk meluluskan siswanya 100%".
Ternyata kelulusan 100% adalah palsu atau fiktif belaka.
Dan dari situ munculah istilah" Pendidkan palsu, nilai palsu dan lulus palsu.
Dan wajib mengorbankan sekolah - sekolah lain yang lebih bagus dijadikan "Tumbal".
Pertanyaannya: Apa dasarnya bahwa sekolah harus meluluskan siswanya
100% terus-menerus walaupun semestinya tidak layak, tidak wajib dan tidak harus?
Sebaiknya lembaga sekolahdiganti namanya menjadi " Lembaga penipuan,
lembaga kaum barbar, lembaga untuk orang-orang yang gila jabatan, kedudukan,
gengsi palsu, lembaga untuk mendapatkan kemewahan dan lembaga bisnis
tidak bermoral dan lembaga para mafia penuh kebrutalan semata.
Karena memang tidak ditemukan nilai pendidikan di sana.
Tarakan, 15 Juni 2012
Wrten by:
Mr.Nick P.
Tuhan,
Lembaga pendidikan zaman modern ini aneh-aneh.
Pemimpinnya aneh-aneh.
Mereka tidak menerima ada kamus gagal dalam hidupnya.
Segala cara brutal dan barbar dihalalkan.
Demi meluluskan anak -anak orang Indonesia.
Semua cara tidak bermoral dilakukan hanya sekedar untuk mencari nama,
mempertahankan jabatan, gengsi, kedudukan, pangkat, harta kekayaan,
uang, tanah, rumah mewah bahkan super mewah, istri asli atau resmi dan
istri - istri simpanan di mana-mana
Tuhan,
Para pejabat zaman modern ini banyak yang idiot,
tidak bermoral bahkan bejad moral atau Amoral.
Mereka tidak pernah mengerti apa yang disebut dengan " PENDIDIKAN".
Mereka berkoar-koar tentang " Pendidikan Karakter".
Justru merekalah yang benar-benar tidak berkarakter.
Mereka berteriak-teriak tentang hidup bersih, adil, jujur, jauhi korupsi,
kolusi dan nepotisme. Justru mereka sendirilah yang melakukan itu semua.
Tuhan,
Para pejabat di dunia pendidikan dewasa ini hampir semua munafik.
Di satu sisi mereka menyuarakan kejujuran, namun di sisi lain justru
mereka sendiri yang berkolusi dengan para penipu, pembohong,
penjahat dan perusak tatanan dunia pendidikan.
Tuhan,
Para Petinggi dunia pendidikan dewasa ini,
terjebak dalam skenario para pengecut,
uang, kekuasaan, kedudukan, harta, jabatan,
kemewahan, penipuan, kesenangan sesaat, pesta pora,kongkalikong
dengan kaum bermodal dan para penindas suku bangsanya sendiri.
Tuhan,
Para Petinggi Pendidikan dewasa ini juga tertipu oleh penipu.
Mereka tertipu oleh angka-angka palsu di raport dan Ijazah.
Menurut para pejabat yang tertipu," Sekolah", yang siswanya lulus 100%
dan siswanya mendapat rangking satu adalah " Sekolah " terbaik. Benarkah?
Tuhan,
Para pejabat biasanya tidak tertarik untuk memantau " KINERJA". para guru.
Mereka hanya mau melihat hasil "ASPAL".( asli tapi palsu)
Mereka suka membesar-besarkan hal-hal yang palsu dan tidak bermutu.
Lagi-lagi mereka tertipu. "Penipu tertipu". Hasil laporan hampa diterima sebagai benar.
Tuhan,
Seprtinya para pejabat dunia pendidkan dewasa ini
tidak pantas menyandang predikat terhormat itu..
Saya yakin mereka hanya boleh layak diberi predikat
"Ketua Geng Kaum Barbar".
Alasannya sederhana. Ada yang salah dengan otak mereka.
Menurut mereka : " Sekolah yang bermutu adalah sekolah yang
selalu memaksakan dan memalsukan nilai untuk meluluskan siswanya 100%".
Ternyata kelulusan 100% adalah palsu atau fiktif belaka.
Dan dari situ munculah istilah" Pendidkan palsu, nilai palsu dan lulus palsu.
Dan wajib mengorbankan sekolah - sekolah lain yang lebih bagus dijadikan "Tumbal".
Pertanyaannya: Apa dasarnya bahwa sekolah harus meluluskan siswanya
100% terus-menerus walaupun semestinya tidak layak, tidak wajib dan tidak harus?
Sebaiknya lembaga sekolahdiganti namanya menjadi " Lembaga penipuan,
lembaga kaum barbar, lembaga untuk orang-orang yang gila jabatan, kedudukan,
gengsi palsu, lembaga untuk mendapatkan kemewahan dan lembaga bisnis
tidak bermoral dan lembaga para mafia penuh kebrutalan semata.
Karena memang tidak ditemukan nilai pendidikan di sana.
Tarakan, 15 Juni 2012
Wrten by:
Mr.Nick P.
Langganan:
Postingan (Atom)