Minggu, 25 November 2012

Hari ini Hari Guru

                                                           Hari ini Hari Guru
      Hari ini Hari Guru
Sebenarnya "Hari Guru," itu tidak ada, tapi di ada-adakan supaya ada.
      Hari ini Hari Guru.
Semestinya hari guru itu tidak perlu ada. Karena yang ada cuma hari senin,
hari selasa, hari rabu, hari kamis, hari jumat, hari sabtu dan hari minggu.
Lalu mengapa harus ada hari guru?
Mungkin supaya keren kaleee?
Itu sih namanya guru gila hari sekaligus gila dihormati.
       Penulis adalah seorang guru. Tentunya bukan seorang sejati.
Penulis adalah seorang guru. Namun bukan seorang guru yang gila hormat.
Penulis adalah seorang guru. Tapi bukan seorang guru-guruan.
Karena banyak sekali motivasi orang zaman ini menjadi guru hanya karena tidak
menmpunyai pekerjaan lain yang sesuai dengan bidang keahliannya.
Banyak orang zaman modern menjadi guru karena kecelakaan atau kepepet
tidak punya pekerjaan atau alias tidak laku di bidang kerjannya yang seharusnya.
        Kata Pythagoras" Manusia dalam menjalankan pekerjaannya," dapat dibagi ke-
dalam tiga golongan. Ketiga golongan manusia itu adalah :
1.Tipe manusia pencari nama semata.
    Manusia jenis ini selalu merasa dirinya maha tahu, maha bisa, maha sanggup sampai
    dengan maha gila. Dan kemungkunan lama-lama gila benaran.
     Sama halnya dengan seorang guru yang memiliki tipe ini akan dinikmati seperti seorang
     superman " gila."  Sering juga disebut guru gila atau " PSIKOPATH."
      Awas! Psikopath.
2. Tipe manusia pencari uang semata. Bukan semata wayang. Tapi mata hijau karena
    mata duitan. Manusia guru tipe ini yang ada di otaknya uang-uang dan uang tidak ada
    yang lain. Guru gila uang. Guru tipe ini juga disebut " guru proyek." Segala sesuatu harus
    dijadikan proyek. Intinya uang wajib masuk kantong pribadi untuk berfoya-foya sambil
     mengabaikan jam mengajar, Anak murid harus ditelantarkan hanya demi uang-uang dan
    terus mengumpulkan uang. Guru tipe ini tidak pernah perduli dengan siswanya. Bahkan
    istri dan anak-anaknya wajib ditelantarkan demi uang dan kesenangan pribadi.
     Guru tipe ini juga tidak pernah segan untuk menghamili anak muridnya sendiri dan menye-
    mbunyikannya di tempat lain. Semua karena uang dan kesenangan yang dapat dibeli dengan
    uang. Bisa juga uang halal atau uang haram, yang penting uang-uang dan uang. Guru tipe ini
    tidak pernah merasa cukup dengan penghasilannya yang ada. Tiap hari selalu mengeluh
    kurang terus-terus dan terus.
3. Tipe manusia penonton.
     Guru tipe ini adalah sosok guru idola. Ia pekerja keras,jujur,rajin, tepat waktu ke sekolah,
    dia mau uang tapi tidak gila uang. Dia bekerja bukan untuk mencari dan mengumpulkan
    uang semata. Dia menjadi guru karena panggilannya dan memang dia diutus.
    Dia  rajin bukan karena ada maunya.Dia melakukan segala sesuatu yang di sekolah tempat
    dia bekerja karena pengabdiannya yang tulus ikhlas semata. Dia tidak boros, tidak menjual
    nama rekan-rekan kerjanya kepada atasanya. Beliau tidak berbicara gosip di tempat yang
    tidak tepat, tidak orang dan tidak tepat sasaran. karena itu gosip-menggosip tidak boleh
    dilakukan. Dia memang tidak luput dari kata" membohongi." Tapi dia tidak menjadikan
    " BOHONG," sebagai profesi alias Pembohong Profesional." Dia tidak tega mengganti
     profesi " Guru," dengan profesinya yang lain yaitu " PEMBOHONG."

       Setelah membaca tiga tipe guru menurut Pythagoras di atas, saya dan anda termasuk
   tipe guru yang mana ya! Tipe guru nomor 1, 2 atau 3. Memang gue harus bilang " woooow!
   gitu? Jawablah sendiri. Selamat merayakan hari guru yang semestinya tidak perlu ada ini.
    Lalu, apakah masalah buat loe?

                                                                                    Tarakan, 25th november 2012

                                                                                        Writen By   : Mr.Nick P.

                                                                                       Frater Don Bosco Junior High School.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar